Seputar Manajemen Produksi di sebuah penyelenggaraan Event (Event Production Manager series)

Seputar Manajemen Produksi di sebuah penyelenggaraan Event (Event Production Manager series)

Seputar Manajemen Produksi di sebuah penyelenggaraan Event (Event Production Manager series)

Halo gaes.. apakabarnya.. semoga di tahun 2023 ini teman-teman semua semakin baik bisnisnya. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO) pada akhir Desember 2022 sampai minggu pertama Januari 2023, dapat disimpulkan bahwa subsektor industri event sudah kembali bergeliat sepanjang tahun 2022.

Pada artikel kali ini, kita mencoba untuk membahas salah satu profesi yang penting di dalam sebuah penyelenggaraan event, yaitu Manajer Produksi (Production Manager), teman-teman juga dapat menyampaikan pendapatnya dalam konteks diskusi untuk berbagi wawasan diantara kita.

Beberapa perusahaan penyelenggara event sering mengesampingkan manajemen produksi, atau dianggap tidak terlalu penting. Padahal perusahaan dapat melakukan efisiensi dari biaya produksi yang relatif cukup besar, sehingga produktifitas lebih meningkat, operasional lebih lancar, optimal dan efektif, termasuk aspek keselamatan, baik untuk orang, barang dan keberlangsungan event secara keseluruhan, yang dampak risikonya sangat besar, baik pada risiko finansial maupun citra perusahaan.

Dari sebutan jabatan Manajer Produksi artinya seorang Manajer Produksi haruslah menguasai manajemen dan menguasai produksi. Manajemen merupakan sebuah proses pengambilan keputusan yang terkait dengan Perencanaan (planning), Pengaturan (organizing), Pengarahan dan Pengendalian (directing and controlling), dan tentu dilengkapi dengan Evaluasi. Produksi, merupakan suatu kegiatan yang bertujuan menambah nilai guna suatu barang maupun jasa sesuai kebutuhan penyelenggaraan event, seperti spesifikasi dan disain, jumlah (barang atau bahan, tenagakerja, peralatan pendukung), tenggat waktu, dan termasuk aspek biaya. Jadi, persoalan produksi tidak hanya pada bagaimana mendapatkan/ membeli/ menyewa komponen produksi semurah mungkin dari supplier.

 

Keahlian dan Keterampilan Wajib yang harus dimiliki oleh seorang Manajer Produksi Acara :

  1. Memiliki keterampilan teknis yang mumpuni terkait barang dan bahan produksi, peralatan produksi, dan perlengkapan pendukung/ mesin dan alat kerja. Kuranglah professional bila seorang Manajer Produksi tidak memiliki keterampilan teknis.
  2. Memiliki keterampilan organisasi dan efisiensi, artinya Manajer Produksi harus mampu membuat dan mengatur struktur di dalam divisi produksi secara tepat dan efisien, dan mampu bekerjasama yang baik dengan divisi lain di dalam organisasi.
  3. Memiliki jiwa kepemimpinan (leadership) yang kuat dan baik, agar dapat mengkoordinasikan tim produksinya untuk memperoleh kinerja yang sesuai dengan target yang ditetapkan Project Manager dan atau perusahaan.

MK 05 Seputar Manajemen Produksi Production Manager series 02

MK 05 Seputar Manajemen Produksi Production Manager series 03

MK 05 Seputar Manajemen Produksi Production Manager series 04

Bagaimana cara memahami dan mampu mempraktekan manajemen produksi secara tepat ?

MK 05 Seputar Manajemen Produksi Production Manager series 05

Akan kita lanjutkan diskusi kita pada seri berikutnya ya..

 

(Penulis : Mulkan Kamaludin, owner Intro Event Solution, www.introevent.com email : mulkan.intro@gmail.com)

Ruang Lingkup Tugas dan Tanggungjawab seorang Manajer Acara (Event Manager) – Seri 04

Ruang Lingkup Tugas dan Tanggungjawab seorang Manajer Acara (Event Manager) – Seri 04

Pada tahapan mempersiapkan sebuah event, yang dilakukan seorang Event Manager antara lain namun tidak terbatas pada :

  1. Membuat penelitian dan analisa untuk dapat menentukan cakupan dari event, tentunya dengan persetujuan dan kesepakatan yang dicapai dengan stakeholder (pemberi pekerjaan, pemilik acara, dan lainnya), dengan dasar data pendukung.
  2. Membuat, mengembangkan dan mempresentasikan business plan dari event yang akan diselenggarakan secara menyeluruh
  3. Membuat dan menerapkan critical path atau batas waktu minimal yang dibutuhkan untuk melaksanakan tahapan event yang sedang direncanakan
  4. Melakukan penelusuran dan penelitian untuk memilih venue yang sesuai dengan event dan anggaran yang direncanakan
  5. Membuat kontrak-kontrak kerja yang diperlukan pada tahap ini, contohnya : kontrak dengan pihak venue setelah disepakati bersama dengan stakeholder

 

Sedangkan pada tahapan membuat perencanaan event yang akan diselenggarakan, yang dilakukan seorang Event Manager antara lain namun tidak terbatas pada :

  1. Mendisain dan mengembangkan konsep event berdasarkan hasil diskusi dengan stakeholder
  2. Rencana penggunaan teknologi di dalam event yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran
  3. Dalam membuat perencanaan seorang Event Manager juga harus memperhatikan akses untuk orang-orang berkebutuhan khusus
  4. Menyusun kebijakan-kebijakan dan prosedur untuk pelaksanaan event terkait, mulai dari aspek administrasi, aspek teknis, aspek promosi dan publikasi, aspek keuangan, aspek operasional pendukung sampai dengan aspek kesehatan, keselamatan dan keamanan.

 

Pada event berskala besar, selama tahapan ini seorang Event Manager seringkali dibantu oleh seorang atau beberapa orang asisten yang kompeten dalam membuat perencanaan, baik in-house maupun outsourcing.

Selanjutnya, seorang Event Manager bertanggungjawab mengatur penyelenggaraan event yang telah direncanakan sesuai kesepakatan dengan stakeholder, antara lain namun tidak terbatas pada :

  1. Mengatur urutan persiapan pelaksanaan dan merinci seluruh kebutuhan event
  2. Mengatur dan mengkoordinasikan keseluruhan event, agar tahapan berjalan sesuai rencana mulai dari semua kebutuhan sebelum event, kegiatan selama event sampai kegiatan paska event
  3. Mengelola jalannya event yang berlangsung agar sesuai dengan target dan harapan stakeholder
  4. Mengkordinasikan seluruh petugas lapangan selama event berlangsung bersama-sama koordinator setiap bidang, sesuai skala event

Semua poin di atas adalah kemampuan yang wajib dimiliki oleh seorang Event Manager pada umumnya. Namun ada hal-hal yang membedakan seorang Event Manager dapat dikategorikan handal, lengkap dan kompeten dalam mengelola event yang diselenggarakan, yang biasanya diperoleh dari “jam terbang”, antara lain namun tidak terbatas pada :

  1. Keterampilan mengelola hubungan yang efektif dengan external stakeholders
  2. Kemampuan membuat perencanaan pengawasan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
  3. Tanggap terhadap keadaan darurat selama event
  4. Keterampilan mengatur pembagian pekerjaan kepada anggota tim
  5. Kemampuan menjaga dan memastikan kualitas pekerjaan dari setiap anggota tim
  6. Kemampuan mengelola konflik yang terjadi di tempat kerja
  7. Kemampuan menunjukan kepemimpinan yang baik
  8. Keterampilan melakukan evaluasi dan membuat laporan kesuksesan Event

 

Apakah anda sudah termasuk seorang Event Manager yang handal dan kompeten ?

 

(Penulis : Mulkan Kamaludin, owner Intro Event Solution, www.introevent.com email : mulkan.intro@gmail.com)

Ruang Lingkup Tugas dan Tanggungjawab seorang Manajer Acara (Event Manager) – Seri 04

Acuan dasar untuk merekrut Manajer Acara (Event Manager) yang handal – Seri 03

Bila anda seorang pemilik perusahaan event organizer yang sedang ingin merekrut seorang Event Manager, tentunya anda akan menyusun kriteria untuk menentukan siapa yang akan anda rekrut dari data portofolio yang bersangkutan dan wawancara anda dengan calon Event Manager untuk perusahaan anda. Hasil wawancara lebih tinggi bobotnya dari sekedar anda membaca portofolio.

Selain anda menilai jawabannya terkait tugas dan pengalaman yang bersangkutan dalam menjalankan fungsi sebagai event manager sejak tahap persiapan, perencanaan event, pengaturan penyelenggaraan event dan mengelola event sampai evaluasi*),  berikut ini hal-hal yang dapat menjadi acuan dasar saat anda mewawancarai kandidat Event Manager, karena umumnya kemampuan dan keterampilan berikut ini sulit terbaca dari portofolio seseorang, antara lain sebagai berikut :

  • Kemampuan berpikir strategis
  • Kemampuan berpikir kritis
  • Kreatifitas
  • Fleksibilitas yang kadang diperlukan dalam suatu kondisi
  • Penguasaan tentang administrasi keuangan suatu event
  • Tajam dalam strategi pemasaran
  • Prilaku yang sopan santun dan menjaga etika
  • Keterampilan bersosialisasi, mudah bergaul dan berpenampilan rapih
  • Terampil dalam manajemen waktu dan disiplin
  • Kemampuan membuat perencanaan yang detail dan cermat
  • Kemampuan menyelesaikan masalah dengan tenang dan sabar
  • Kemampuan bekerja dalam situasi di bawah tekanan
  • Kemampuan bekerja dengan deadline
  • Kemampuan bekerja dalam anggaran yang telah ditetapkan stakeholder

*) akan kita lanjutkan di Seri 04 ya

(Penulis : Mulkan Kamaludin, owner Intro Event Solution, www.introevent.com email : mulkan.intro@gmail.com)

Ruang Lingkup Tugas dan Tanggungjawab seorang Manajer Acara (Event Manager) – Seri 04

Profesi Manajer Acara (Event Manager) – Seri 02

Mari kita lanjutkan pembahasan tentang profesi Event Manager seri 01 yang lalu…

Kalau kita kilas balik sedikit pembahasan seri 1; jadi posisi Event Planner dan Event Manager dapat dilakukan oleh orang yang berbeda atau dapat juga dilakukan oleh 1 (satu) orang yang sama, tugas perencanaan dirangkap oleh Event Manager, tergantung dari skala event yang akan diselenggarakan. Hal ini memungkinkan karena seorang Event Manager bekerja di semua tahapan event, mulai dari tahap persiapan, perencanaan, penyelenggaraan, pengawasan, pengendalian dan terakhir tahap evaluasi. Biasanya pada sebuah event yang cukup besar seorang event manager dibantu oleh seorang event planner untuk tugas persiapan dan perencanaan.

Apa saja area lingkup tugas seorang Event Manager ?

Area yang menjadi tanggungjawab Event Manager meliputi :

  • Semua administrasi yang terkait event yang akan diselenggarakan, biasanya dibantu oleh sebuah tim administration officer
  • Hal-hal teknis dan non-teknis terkait operasional event yang akan diselenggarakan, untuk event skala menengah dan besar wajib dibantu oleh beberapa orang atau sebuah tim yang mengurus operasional
  • Marketing dan Komunikasi terkait event yang akan diselenggarakan, pada umumnya event manager dibantu oleh sebuah tim marketing & komunikasi yang dikelola seorang Manajer Markom
  • Aspek Kesehatan dan Keselamatan terkait event yang akan diselenggarakan, pada event skala besar biasanya dibantu oleh seorang Health & Safety Manager, atau merekrut tim lepasan (freelancer)
  • Aspek Keamanan terkait event yang akan diselenggarakan, pada umumnya bekerjasama dengan pihak eksternal perusahaan, seperti pihak keamanan venue, atau pihak kepolisian, atau pihak keamanan swasta, tergantung kebutuhan dan skala event
  • Manajemen resiko, hal ini menjadi tanggung jawab seorang Event Manager, kesalahan mengelola resiko dapat berdampak kerugian yang besar bagi perusahaan maupun pihak stakeholder. Oleh karena itu seorang Event Manager yang handal akan dibayar tinggi oleh perusahaan
  • Dokumentasi, hal ini bagian dari tanggungjawab Event Manager, yang mana dokumentasi ini akan digunakan untuk berbagai tujuan, seperti : laporan, publikasi paska event, bahan evaluasi bahkan dapat menjadi barang bukti atas suatu kasus. Pada umumnya event manager dibantu oleh sebuah tim dokumentasi yang dibentuk atau ditunjuk oleh perusahaan
  • Evaluasi, seorang Event Manager akan lengkap kualifikasinya bila cakap dalam melakukan evaluasi terhadap event yang menjadi tanggungjawabnya

 

Kita lanjutkan lagi minggu depan di Seri 03 yaa

(Penulis : Mulkan Kamaludin, owner Intro Event Solution, www.introevent.com email : mulkan.intro@gmail.com)

Ruang Lingkup Tugas dan Tanggungjawab seorang Manajer Acara (Event Manager) – Seri 04

Profesi Manajer Acara (Event Manager) – Seri 01

Seorang Event Manager di dalam sebuah event dapat berasal dari perusahaan event organizer pelaksana acara, dapat pula seorang professional yang dipekerjakan oleh perusahaan untuk suatu event tertentu yang dibayar secara professional (freelancer), yang memiliki kualifikasi tertentu sesuai standar okupasi yang dibutuhkan untuk event tertentu dan sesuai standar yang ditetapkan oleh pemangku kepentingan. Siapa saja pemangku kepentingan atas Standar Okupasi ? Hal ini tergantung cakupan standar yang ditetapkan apakah untuk lingkup tertentu, apakah berlaku Nasional atau Internasional.

Secara umum Standar Okupasi suatu profesi mencakup standar :

  • Pengetahuan
  • Pemahaman
  • Keterampilan
  • Prilaku
  • Pencapaian kinerja

Apa perbedaan kualifikasi seorang Perencana Acara (Event Planner) dengan seorang Manajer Acara (Event Manager) ?

Kualifikasi seorang Event Planner antara lain :

  1. Mampu mempersiapkan sebuah Event sesuai yang diinginkan pemangku kepentingan (stakeholder) pada event tersebut
  2. Mampu membuat suatu perencanaa Event sesuai maksud dan tujuan.

 

Kualifikasi seorang Event Manager adalah semua kemampuan yang dimiliki oleh seorang Event Planner ditambah kemampuan berikut ini :

  1. Mampu mengatur penyelenggaraan Event sesuai maksud dan tujuan
  2. Mampu mengelola Event secara keseluruhan termasuk aspek-aspek non-teknis dan mampu melakukan evaluasi dan membuat laporan pencapaian target event

Note : senangnya sudah berbagi, kita lanjutkan di Seri 02 ya

 

(Penulis : Mulkan Kamaludin, owner Intro Event Solution, www.introevent.com email : mulkan.intro@gmail.com)